Penelitian kuantitatif atau sering disebut penelitian postpositivistik yang memiliki asumsi atau dugaan sementara bahwa suatu gejala dapat dikelompokkan atau diklasifikasikan. Selain itu, terdapat hubungan gejala yang sifatnya kausal (sebab akibat). Oleh karena itu, peneliti kuantitatif dapat membatasi penelitian pada beberapa variabel saja. Pola hubungan antara variabel yang akan diteliti dalam penelitian kuantitatif disebut paradigma penelitian. Paradigma penelitian menjadi istilah lain dari pola pikir peneliti dalam menunjukkan adanya hubungan variabel. Ini juga mencerminkan jenis dan jumlah variabel yang dijadikan rumusan masalah. Peneliti kuantitatif bertanggungjawab untuk menjawab rumusan masalah melalui penelitian, teori yang digunakan untuk menyusun hipotesis, jenis dan jumlah hipotesis penelitian, dan teknik analisis yang akan digunakan.
Ada beragam bentuk atau model paradigma penelitian kuantitatif khususnya penelitian kuantitatif survey, yaitu: paradigma sederhana, paradigma sederhana berurutan, paradigma ganda dengan dua variabel independen, paradigma ganda dengan tiga variabel independen, paradigma ganda dengan dua variabel independen dan dua dependen, dan paradigma jalur.
Ada beragam bentuk atau model paradigma penelitian kuantitatif khususnya penelitian kuantitatif survey, yaitu: paradigma sederhana, paradigma sederhana berurutan, paradigma ganda dengan dua variabel independen, paradigma ganda dengan tiga variabel independen, paradigma ganda dengan dua variabel independen dan dua dependen, dan paradigma jalur.



